In these photos :
left to right
Siti Octrina Malikah ; Shintia Pramita Dewi ; Raden Siti Nadhea ; Karina Kusuma
Makhluk yang berempat ini berencana mencoba wahana-wahana di dufan bersama anak-anak HI 2009 Universitas Paramadina untuk mengakrabkan diri. Ehh, ternyata setelah berjuang transit-transit trans jakarta yang padet banget, ngantri beli karcis masuk ancol, sampe ngalur-ngidul ngantri wahana yang ngebuat ogah banget karena panjang, perjuangan tersebut diakhiri dengan sesi poto-poto yang berhasil mengembalikan mood .
Jadi walaupun ke dufan gak main apa-apa, kita berempat tetep sennag karena hasil poto-poto yang memuaskan. asik-asik.....
Tampilkan postingan dengan label Pribadi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pribadi. Tampilkan semua postingan
Read Users' Comments (0)
Hobi Saya = ORGANISASI
Posted in
Label:
Pribadi
|
jam
22.02
Jika ada pertanyaan, hal apakah yang paling saya senangi? Maka jawabannya adalah saya sangat senang berorganisasi dan bergabung dengan segala jenis kegiatan ekstrakurikuler. Pertama sekali saya bergabung dengan organisasi adalah ketika saya berusia 4 tahun, saat itu saya masuk ke dalam sebuah organisasi yang sampai saat ini masih terus saya jalani dan telah terpatri di dalam hati saya seumur hidup. Organisasi tersebut adalah PRAMUKA.
Saya melakukan aktivitas ini di kota kelahiran saya, Kota Medan. Kegiatan pramuka ini di Pramuka Pertamina UPMS-1 Medan Gudep 09.103-09.104. Organisasi ini telah menjadi rumah kedua saya, yang mengajarkan saya ilmu-ilmu yang tidak akan saya dapatkan di bangku pendidikan formal. Sama halnya dengan keluarga, pramuka memberikan saya kehangatan, kasih sayang, dan tempat untuk berbagi keluh kesah. Melalui pramuka saya belajar untuk berkontribusi terhadap masyarakat, saya belajar kepemimpinan dan musyawarah, bahkan hal-hal teknis kepramukaan pun bisa saya manfaatkan dalam kehidupan sehari-hari saya. Saya sudah bergabung dengan organisasi ini kurang lebih 14 tahun dan akan menjadi aktivitas saya seumur hidup.
Saya bergabung sebagai volunteer dan duta remaja penolakan pernikahan dini di Pusat Kajian dan Perlindungan Anak (PKPA). Non Government Organisation ini bergerak di bidang perlindungan dan advokasi terhadap anak-anak yang tereksploitasi haknya. Di NGO ini saya berkonsentrasi pada bagian pengentasan eksploitasi seksual komersial anak, di mana di dalamnya membahas pelacuran anak, perdagangan anak, pernikahan anak, pornografi anak, dan pariwisata seks anak. Menurut saya ini juga merupakan hobi karena dalam menjalani setiap kegiatannya saya merasa nyaman dan senang.
Sejak saya duduk di bangku SMA, saya memperoleh tempat untuk menyalurkan hobi saya yang senang "bercasciscus" yaitu dengan bergabung di klub debat sekolah saya. Tapi hal yang menarik adalah berdebat di sini bukanlah sekedar debat kusir yang bisa kita saksikan di mana saja. Saya belajar untuk berbicara dengan waktu yang pas dan disertai alasan serta pembuktian di setiap argumen yang dikeluarkan. Hobi saya ini melatih saya untuk berpikir secara kritis, skeptis, dan cepat.Ini adalah cara saya mengekspresikan hobi saya, yaitu dengan selalu mencari wadah-wadah di mana saya bisa menyalurkannya dengan baik. Saat saya mampu menyaurkan dengan baik, maka akan lebih mudah untuk saya mengambil manfaat dari hobi saya tersebut.
Saran : Jika kita punya kesukaan, maka carilah cara untuk menyalurkannya. Kemudian setelah menemukan cobalah untuk mengeksplorasi dan lakukan dengan sungguh-sungguh.
Tentang Saya
Posted in
Label:
Pribadi
|
jam
20.52

Medan telah menjadi saksi kehidupan saya lebih dari 17 tahun. Masa kecil yang menyenangkan hingga masa SMA yang kata orang-orang merupakan saat paling beharga seumur hidup telah saya lewatkan disana. Saya dilahirkan dari seorang ibu yang sangat tegar di kota yang sedang menggalakkan metropolitan, Kota Medan, tanggal 2 Oktober 1991. Sebagai anak bungsu dari dua bersaudara, saya merasakan kasih sayang yang cukup dari keluarga besar.
Saya memulai dunia pendidikan dari TK Perwanis, tempat ini telah menjadi tempat pertama di luar keluarga yang mengajarkan saya untuk membaca, menulis, bermain, dll. Yang paling berkesan adalah ketika saya mengikuti lomba mewarnai dan memperoleh juara 1. Kemudian saat berusia 5 tahun saya mengikuti persekolahan di SD Swasta IKAL, masa SD saya sangat menyenangkan dengan sistem belajar yang menarik, beberapa kali saya mendapat beasiswa karena juara umum, dan masa SD saya diakhiri dengan mendapatkan peringkat ke2 sebagai nilai UAN tertinggi.
Sekolah menengah ditandai dengan mulai dewasanya siswa-siswinya. Di mana guru tidak lagi menjadi orang tua, tetapi lebih menjadi teman. Masa SMP saya juga tidak akan pernah dilupakan, saya mengikuti berbagai kegiatan ekstrakurikuler demi mencari kegiatan mana yang paling saya sukai. Di SMP Negeri 7 Medan jugalah saya menemukan apa arti persahabatan yang sesungguhnya. Di SMP saya menemukan perlombaan yang paling saya sukai, yaitu segala sesuatu yang berbau bahasa inggris. Dan perlombaan pidato bahasa inggris pula yang mengantarkan saya ke perlombaan nasional pertama kali. Alhamdulillah.
Masa SMA saya lalui dengan menghasilkan momen-momen yang tidak akan terlupakan, karena institusi pendidikan ini merupakan penyumbang pengalaman terbesar di kehidupan saya. Mulai dari English Club hingga OSIS SMA Negeri 3 Medan yang semuanya memberikan kontribusi dalam pembentukan jati diri saya sebagai seorang manusia dan semua kontribusi itu bisa saya manfaatkan hingga sekarang ini atau bahkan seumur hidup saya.
Saat ini saya adalah mahasiswi Program Studi Hubungan Internasional yang merupakan satu dari tiga orang yang terpilih mendapatkan Paramadina Fellowship 2009 dari Sumatera Utara dan satu-satunya perwakilan dari Kota Medan. Donor saya adalah PT Indikia Energy Tbk, dank arena perusahan tersebutlah saya mempunyai kesempatan untuk berkuliah di Universitas Paramadina. Ibarat sinetron, saya sudah “terlanjur cinta” dengan Paramadina, semakin lama semakin ditelusuri semakin dibiasakan semakin dalam pulalah kekaguman saya terhadap paramadina. Universitas ini menawarkan banyak hal yang tidak pernah dilakukan universitas lain, walau usianya yang relatif muda jika dibandingkan universitas lain namun mampu memberi berbagai peradaban baru. Progress yang meningkat secara teratur menyebabkan bukan tidak mungkin dalam waktu singkat universitas yang membuat saya feels like home ini akan menjadi world class university. Kita banyak menemukan orang pintar dan terkenal, tapi hanya di Paramadina-lah kita akan menemukan orang-orang famous, brilliant, and YOUNG !!
Langganan:
Postingan (Atom)






