In these photos :
left to right
Siti Octrina Malikah ; Shintia Pramita Dewi ; Raden Siti Nadhea ; Karina Kusuma


Makhluk yang berempat ini berencana mencoba wahana-wahana di dufan bersama anak-anak HI 2009 Universitas Paramadina untuk mengakrabkan diri. Ehh, ternyata setelah berjuang transit-transit trans jakarta yang padet banget, ngantri beli karcis masuk ancol, sampe ngalur-ngidul ngantri wahana yang ngebuat ogah banget karena panjang, perjuangan tersebut diakhiri dengan sesi poto-poto yang berhasil mengembalikan mood .

Jadi walaupun ke dufan gak main apa-apa, kita berempat tetep sennag karena hasil poto-poto yang memuaskan. asik-asik.....

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS



Hari pertama di Bogormu


Terlalu cepat...
Gelap malam penuh kantuk mengantarku ke tempat perjumpaan itu,
Lalu dengan pasti aku melenggang ke stasiun,
Ohya, angin malam itu menandakan aku tidak sendiri,
Dan scepat kilat Bogor sudah di hati .

Terlalu cepat...
Kediaman yang tak disengaja menjadi kehangatan yang seperti takdir,
Sosok yang jauh di mata kini menjelma nyata tepat merangkul pundakku,
Tutur intelektual itu mampu merekonstruksi kata cinta menjadi visi kampanye politiknya,
Dan secepat kilat Bogor sudah di hati .

Terlalu cepat...
Semangkuk creamsoup raib ke dalam mulut,
Sekelompok kaum abnormal persimpangan jalan yang mengusik,
Semalam yang diselimuti bintang dan lampu kota,
Dan secepat kilat Bogor sudah di hati .

Terlalu cepat...
Oh tidak, kali ini justru terlalu lambat...
Pagi yang cerah, tapi tak secerah malam kemarin .
Tidur siang yang nyenyak, tapi tak senyenyak tidur malam kemarin .
Bubur ayam yang lezat, tapi tak selezat creamsoup malam kemarin .
Dan secepat kilat Bogor sudah di hati, ternyata karena...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS